Rabu, 21 Desember 2011

Cara Mempercepat Koneksi Internet Modem Telkomsel Flash

Tadi ga sengaja surving, eh kepikiran upload trik Cara Mempercepat Koneksi Pake Modem (Khususnya yang pake Tekom Flash). So, buat yang pengen tau tipsnya ane share aja di blog ini  sebagai berikut :


  1.  Klik kanan pada My Computer > Pilih Properties > Pilih Hardware > Pilih Device Manager
  2. Sorot Modem > Klik Kanan pada Modem > Advance (untuk advance tergantung merk Modem masing-masing bro)
  3. Isikan setingan sebagai berikut :
  • Extra Command Setting :
  • Telkomsel Flash Time Based : at+cgdcont=1,"IP","flash"
  • Telkomsel Volume/Flash Unlimited : at+cgdcont=1,"IP","internet"
  • Telkomsel Volume/Flash Unlimited : at+cgdcont=1,"IP","telkomsel"
Notes : Settingan di atas di sesuaikan menurut paket internetan yang anda pilih .

Disarankan untuk pengguna kartu GSM, tapi yang saya tulis sementara untuk pengguna Telkomflash saja. Jika koneksi modem sering putus, itu disebabkan karena settingan modem menggunakan WCDMA/3G GSM Only. Perlu di garis bawahi, masalah koneksi putus itu untuk semua jenis kartu GSM. Jangan lupa untuk mengganti APN jika dirasa koneksi modem anda down, karenanya untuk Telkomsel Flash Unlimited telah disediakan 2 APN yaitu ; APN telkomsel an internet .
Semoga bermanfaat, selamat mencoba .



Penyebab Blue Screen of Death (BSOD)

Penyebab Blue Screen of Death (BSOD)

Pernahkah anda mengalami Blue Screen of Death (BSOD) ? BSOD kalau diartikan ke dalam bahasa Indonesia artinya adalah Layar Biru Kematian. Sedangkan pengertiannya adalah notifikasi atau pesan error yang muncul pada sistem operasi Microsoft Windows ketika terjadi suatu kegagalan sistem yang tidak bisa diperbaiki.


Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan BSOD tersebut. Menurut pengalaman serta kumpulan hal-hal yang dapat saya peroleh antara lain :

1. Setting mode hardisk di BIOS, meskipun sepele tapi hal ini seringkali menjadi masalah besar sebenarnya tidak sulit untuk mengatasi masalah ini, kita tinggal mengganti mode hardisk dari AHCI atau SATA (tergantung type bios) menjadi compatible atau IDE (tergantung type bios juga)

2. CD windows yang tidak mendukung pada SATA atau tidak memiliki driver SATA, hal ini dapat diselesaikan dengan cara mengubah atau menambahkan driver SATA pada installer windows kita, salah satunya dengan menjalankan software nlite.

3. RAM / memory yang bermasalah, RAM yang bermasalah seringkali menjadi penyebab blue screen pada proses instalasi windows, cara yang paling mudah untuk mengatasi masalah ini adalah dengan mengganti RAM agar proses installasi berjalan dengan lancar, atau mengambil salah satu memory yang ada jika permasalahanya adalah crash pada RAM.

4. Hardisk yang bermasalah

5. Power supply yang tidak memberikan supply listrik yang stabil atau drop, Lebih baik kita mengganti power supply agar komponen lain tidak bermasalah.

6. Motherboard yang bermasalah.

7. dan faktor-faktor lainnya...


Demikian hal yang bisa saya bagikan untuk artikel kali ini. Barangkali ada diantara pembaca yang mau mengoreksi jika ada kesalahan pada postingan saya ini, atau ada yang ingin menambahkan ?
 
Sumber dari :  http://artikel-it.blogspot.com/2011/12/penyebab-blue-screen-of-death-bsod.html

Senin, 25 Juli 2011

TAMU TERAKHIR

Sungguh! Ia tak datang karena haus akan hartamu, karena ingin ikut nimbrung makan, minum bersamamu, meminta bantuanmu untuk membayar hutangnya, memintamu memberikan rekomendasi kepada seseorang atau untuk memuluskan upaya yang tidak mampu ia lakukan sendiri.!!  Pengunjung ini datang untuk misi penting dan terbatas serta dalam masalah terbatas. Kamu dan keluargamu bahkan seluruh penduduk bumi ini tidak akan mampu menolaknya dalam merealisasikan misinya tersebut!

Kalau pun kamu tinggal di istana-istana yang menjulang, berlindung di benteng-benteng yang kokoh dan di menara-menara yang kuat, mendapatkan penjagaan dan pengamanan yang super ketat, kamu tidak dapat mencegahnya masuk untuk menemuimu dan menuntaskan urusannya denganmu!!

Untuk menemuimu, ia tidak butuh pintu masuk, izin, dan membuat perjanjian terlebih dahulu sebelum datang. Ia datang kapan saja waktunya dan dalam kondisi bagaimanapun; dalam kondisimu sedang sibuk ataupun sedang luang, sedang sehat ataupun sedang sakit, semasa kamu masih kaya ataupun sedang dalam kondisi melarat, ketika kamu sedang bepergian atau pun tinggal di tempatmu.!!

Saudaraku! Pengunjungmu ini tidak memiliki hati yang gampang luluh. Ia tidak bisa terpengaruh oleh ucapan-ucapan dan tangismu bahkan oleh jeritanmu dan perantara yang menolongmu. Ia tidak akan memberimu kesempatan untuk mengevaluasi perhitungan-perhitunganmu dan meninjau kembali perkaramu! Kalau pun kamu berusaha memberinya hadiah atau menyogoknya, ia tidak akan menerimanya sebab seluruh hartamu itu tidak berarti apa-apa baginya dan tidak membuatnya mundur dari tujuannya!

Sungguh! Ia hanya menginginkan dirimu saja, bukan orang lain! Ia menginginkanmu seutuhnya bukan separoh badanmu! Ia ingin membinasakanmu! Ia ingin kematian dan mencabut nyawamu! Menghancurkan raga dan mematikan tubuhmu! Dia lah malaikat maut!!! Alloh subhanahu wata’ala berfirman, yang artinya: “Katakanlah, ‘Malaikat Maut yang diserahi untuk (mencabut nyawa)mu akan mematikan kamu; kemudian hanya kepada Tuhanmulah kamu akan dikembalikan.” (QS: As-Sajadah: 11)

Dan firman-Nya, yang artinya: “Sehingga apabila datang kematian kepada salah seorang di antara kamu, ia diwafatkan oleh malaikat-malaikat Kami, dan malaikat-malaikat Kami itu tidak melalaikan kewajibannya.” (QS: Al-An’am: 61)

Kereta Usia

Tahukah kamu bahwa kunjungan Malaikat Maut merupakan sesuatu yang pasti? Tahukah kamu bahwa kita semua akan menjadi musafir ke tempat ini? Sang musafir hampir mencapai tujuannya dan mengekang kendaraannya untuk berhenti? Tahukah kamu bahwa perputaran kehidupan hampir akan terhenti dan ‘kereta usia’ sudah mendekati rute terakhirnya? Sebagian orang shalih mendengar tangisan seseorang atas kematian temannya, lalu ia berkata dalam hatinya, “Aneh, kenapa ada kaum yang akan menjadi musafir menangisi musafir lain yang sudah sampai ke tempat tinggalnya?”

Berhati-hatilah!

Semoga anda tidak termasuk orang yang Alloh subhanahu wata’ala sebutkan, artinya: “Bagaimanakah (keadaan mereka) apabila Malaikat (Maut) mencabut nyawa mereka seraya memukul muka mereka dan punggung mereka?” (QS: Muhammad: 27)

Atau firman-Nya, yang artinya: “(Yaitu) orang-orang yang dimatikan oleh para malaikat dalam keadaan berbuat zhalim kepada diri mereka sendiri, lalu mereka menyerah diri (sambil berkata), ‘Kami sekali-kali tidak ada mengerjakan sesuatu kejahatan pun.” (Malaikat menjawab), “Ada, sesungguh-nya Allah Maha Mengetahui apa yang telah kamu kerjakan. “Maka masuklah ke pintu-pintu neraka Jahannam, kamu kekal di dalamnya. Maka amat buruklah tempat orang-orang yang menyombong-kan diri itu.” (QS: An-Nahl: 28-29)

Tahukah kamu bahwa kunjungan Malaikat Maut kepadamu akan mengakhiri hidupmu? Menyudahi aktivitasmu? Dan menutup lembaran-lembaran amalmu?

Tahukah kamu, setelah kunjungan-nya itu kamu tidak akan dapat lagi melakukan satu kebaikan pun? Tidak dapat melakukan shalat dua raka’at? Tidak dapat membaca satu ayat pun dari kitab-Nya? Tidak dapat bertasbih, bertahmid, bertahlil, bertakbir, beristighfar walau pun sekali? Tidak dapat berpuasa sehari? Bersedekah dengan sesuatu meskipun sedikit? Tidak dapat melakukan haji dan umrah? Tidak dapat berbuat baik kepada kerabat atau pun tetangga?
‘Kontrak’ amalmu sudah berakhir dan engkau hanya menunggu perhitungan dan pembalasan atas kebaikan atau keburukanmu!!

Alloh subhanahu wata’ala berfirman, yang artinya: “(Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata, “Ya Tuhanku, kembalikan lah aku (ke dunia).” Agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan.” Sekali-kali tidak. Sesungguh-nya itu adalah perkataan yang diucapkan saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampai hari mereka dibangkitkan.” (QS: Al-Mu’minun: 99-100)

Persiapkan Dirimu!

Mana persiapanmu untuk menemui Malaikat Maut? Mana persiapanmu menyongsong huru-hara setelahnya; di alam kubur ketika menghadapi pertanyaan, ketika di Padang Mahsyar, ketika hari Hisab, ketika ditimbang, ketika diperlihatkan lembaran amal kebaikan, ketika melintasi Shirath dan berdiri di hadapan Alloh Al-Jabbar? Dari ‘Adi bin Hatim radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasululloh shallallahu ‘alihi wasallam bersabda, yang artinya: “Tidak seorang pun dari kamu melainkan akan diajak bicara oleh Allah pada hari Kiamat, tidak ada penerjemah antara dirinya dan Dia, lalu ia memandang yang lebih beruntung darinya, maka ia tidak melihat kecuali apa yang telah diberikannya dan memandang yang lebih sial darinya, maka ia tidak melihat selain apa yang telah diberikannya. Lalu memandang di hadapannya, maka ia tidak melihat selain neraka yang berada di hadapan mukanya. Karena itu, takutlah api neraka walau pun dengan sebelah biji kurma dan walau pun dengan ucapan yang baik.” (Muttafaqun ‘alaih)

Berhitunglah Atas Dirimu!

Saudaraku, berhitunglah atas dirimu di saat senggangmu, berpikirlah betapa cepat akan berakhirnya masa hidupmu, bekerjalah dengan sungguh-sungguh di masa luangmu untuk masa sulit dan kebutuhanmu, renungkanlah sebelum melakukan suatu pekerjaan yang kelak akan didiktekan di lembaran amalmu.

Di mana harta benda yang telah kau kumpulkan? Apakah ia dapat menyelamatkanmu dari cobaan dan huru-hara itu? Sungguh, tidak! Kamu akan meninggalkannya untuk orang yang tidak pernah menyanjungmu dan maju dengan membawa dosa kepada Yang tidak akan memberikan toleransi padamu!

(Sumber Rujukan: Az-Zâ’ir Al-Akhîr karya Khalid bin Abu Shalih)

Dinukil dari : http://gizanherbal.wordpress.com/2011/07/21/tamu-terakhir/

Kamis, 14 Juli 2011

Beautiful Sunnah Based Sharing

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabbarakaatuuh ...




Once, there was a rich merchant who had four wives. He loved the fourth wife and gave a lot of treasure and pleasure. Therefore, the fourth wife is the prettiest among all of his wife. So, this guy hairan not often provide the best for it's fourth wife.The merchant also loved the third wife. He was very proud of his wife, and often tried to introduce his third wife to all her friends. But he also always undecided if his wife will run away with another man.Likewise with the second wife. He also loved it. She is a wife of a patient and understanding. When-when the time no matter if these traders get into trouble, he always asked for the view that this second wife. He is a dependent. He was always helping and assisting her husband through the difficult times.Similarly, the first wife. He is a very loyal partner. He is often good for the life of this family. It was he who treat and manage all property and business of the husband. However, the merchant did not love him so much. Although his first wife is so dear to him, however, these traders did not also.At one point, the merchant sick. Then he menyedari possible time for him to live not live much longer. He first contemplated the beauty of all life, and said to myself, "Right now, I have four wives.However, when I die, I will own. How sad if I have to live alone. "Then he asked all his wives came and then began to ask his fourth wife, "You're the one I love most, I give you a beautiful dress and jewelry. Well now, I'm going to die, mahukah you with me and accompany me? "His fourth wife was silent. "Of course! I did not! "replied the fourth wife, and leave our other features without another word.Jawapan was very hurtful as if a knife is drawn and menghiris-hiris heart. Merchant who was sad and then asked his third wife, "I also love wholeheartedly, and this time, my life will end. Mahukah you come with me, and accompanied the end of my life? ". His third wife replied, "Life is so beautiful here. I would marry again if you die ". The merchant was very struck with his third wife jawapan it.Then, he asked his second wife, "I always turn to you every time you get into trouble. And you always help me mahu. Now, I need all your help. If I die, you come and escort me mahukah? "The second wife answered slowly," I'm sorry ... I could not help this time. I just can menghantarmu to your grave. Later, I'll make a beautiful tomb for you. "Jawapan grabbed it like lightning.The merchant now feel desperate. Suddenly, he heard a voice, "I will stay with you. I'll go wherever you go. I, will not leave you, I'll be faithful. "The merchant then turned toward the voice and found his first wife who said so.His first wife was so skinny. Body like a starving man. Feel regret, the merchant and then murmured, "I wish I could melayanmu better when I can, will not let you like this my wife."Friends, actually we have four wives in this life;FOURTH WIFE is our body. How much time and expenditure that we spend on our bodies make it look beautiful and handsome, everything will be lost. He will leave soon if we die. No beauty and bravery that left when we face him.THIRD WIFE is the social status and wealth. When we die, everything will go to the other. They will move on and forget we ever had it.SECOND WIFE also are relatives and friends. No matter how close our relationship with them, they will not be able to be with us forever. Just to bury them would accompany us.FIRST WIFE AND THE TRUE is the soul and our charity. Perhaps we often ignore and forget it for the sake of wealth and pleasure cloning. However, in fact, only the souls and our deeds alone is able to continue to faithfully and assist wherever we go. Only charities that can help us in the hereafter. So, while you can, treat the soul and our charity wisely.Lest we regret later on ...